Nama Korban luka Betrok Mahasiswa Unpam dengan Polisi

maiwanews – Bentrokan antara mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam dengan polisi mengakibatkan jatuh korban luka-luka di kedua belah pihak. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menjelaskan, sebanyak lima anggota polisi dari Brimob dan Polsek Pamulang mengalami luka, sementara di pihak mahasiswa satu orang.

Bentrokan yang juga mengakibatkan kaca tiga mobil polisi pecah tersebut, terjadi menyusul aksi demo yang digelar oleh mahasiswa Unpam dalam rangka menolak kedatangan Wakapolri Komjen Nanan Sukarna ke kampus tersebut untuk menyampaikan kuliah umum atas permintaan pihak rektorat Unpam.

Rikwanto menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada pukul 10.45 WIB itu, Wakapolri tengah mengisi kuliah umum di kampus yang kebetulan letaknya berseberangan dengan Polsek Pamulang. Ketika itu kata Rikwanto, mahasiswa keluar kampus lalu mengambil alat Dalmas Brimob yang tersimpan di dalam truk Brimob.

Tentu saja polsi melakukan upaya mencegah aksi mahasiswa itu, namun mahasiswa malah menyerang anggota polisi. Sesaat kemudian, terjadi aksi kejar-kejaran yang berlangsung hingga ke bundaran depan Polsek Pamulang.

Berikut nama korban luka dan kaca mobil polisi yang pecah terkena lemparan batu sebagaimana disampaikan Tikwanto Kamis (18/10/2012):

Polisi

– Aipda Syamsudin (Brimob) – luka di kepala sebelah kiri

– Briptu Dedy (Brimob) – luka pada mata sebelah kiri

– Aipda Supeno (anggota Polsek Pamulang) – luka pada tulang kering kaki kanan terkena pukulan benda keras

– Briptu Sulistio Wikyono (Brimob) – luka di dagu

– Brigadir Suryana (Brimob) – luka dan patah pada jari kelingking kanan

Mahasiswa

Jundy Pajrin (21), mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Unpam

Kaca mobil polisi yang pecah

– Truk Brimob pengangkut alat dalmas

– Ford Ranger pengawal Wakapolri

– Toyota Soluna milik anggota Polsek