Obama: Saya Sangat Senang Kembali ke Indonesia

obama2maiwanews – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack ‘Hussein’ Obama mengatakan, saya sangat senang kembali ke Indonesia dan berharap ikatan diantara kita (Amerika dan Indonesia-red) tumbuh semakin kuat.

I’m so glad to return to Indonesia and hope the bonds between our countries to grow stronger, ” tulis Obama di buku tamu usai upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Selasa, 9 November 2010 sore, seperti dikutip dari situs presidensby.

Obama berkunjung ke Indonesia sebagai rangkaian kunjungannya ke beberapa negara Asia seperti India dan Korea Selatan. Kunjungan kali merupakan kunjungan Obama pertama kali selama ia menjadi Presiden AS setelah sebelumnya dua kali mangalami penundaan.

Namun sebagai pribadi, kunjungan Obama kali ini bisa dibilang sebagai kunjungan ‘pulang kampung’ mengingat ia pernah tinggal bahkan bersekolah di Indonesia selama empat tahun yakni dari tahun 1968 hingga 1972.

Obama mengaku, dirinya sangat berkesan pernah tinggal di Indonesia yang dinilainya luar biasa, namun tidak banyak dikenal negara lain, termasuk oleh orang-orang Amerika. Menurutnya, ia sudah tidak mengenal lagi Jakarta, karena Ibukota Indonesia ini kini jauh dari gambaran yang ada dibenaknya selama ini.

Pengakuan itu nampaknya bukan sekedar basa-basi politik, mengingat ia menyampaikan sesuatu yang memang nyata, misalnya soal gedung Sarinah. Obama mengaku hanya mengingat Sarinah, yang kini menjadi gedung terpendek diantara gedung-gedung jangkung yang lainnya.

“Saya hampir tidak mengenalinya (Jakarta), saya mengalami disorientasi (pangling),” kata Obama menanggapi perubahan jakarta yang begitu drastis, dalam jumpa pers usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 9 November 2010.

Kedatangan Obama disambut hujan deras
Obama dan rombongan tiba di Bandara Halim Perdanakusumah sekitar pukul 16.30 dan langsung menuju Istana melalui jalan tol dalam kota (Jl MT Haryono dan Gatot Subroto) dan keluar semanggi lalu menyusuri Jalan Sudirman dan HM Thamrin.

Sekitar dua puluh menit sebelum rombongan Obama lewat, Jalan Sudirman sempat diguyur hujan yang cukup deras, padalah beberapa menit sebelumnya masih cerah. Akibatnya, ratusan petugas keamanan seperti Polri, TNI dan Satpol PP yang berjaga di sekitar bundaran HI sontak berhamburan untuk mencari tempat berlindung, tidak terkecuali puluhan wartawan.

Sementara wartawan yang meliput di depan Istana, terpaksa harus berkubang lumpur untuk tetap dapat mengambil gambar siasana Istana, karena tempat tedekat yang diperbolehkan meliput terdiri dari rumput dan tanah liat.

Ketika rombongan Obama sampai di Sudirman, hujan masih turun namun sudah sedikit reda. Karena jalan yang licin dan terhalang genangan air, kovoi kendaraan berjalan sedikit lambat, tidak sekencang layaknya sebuah konvoi presiden.

Karena laju konvoi yang melambat tersebutlah yang nampaknya yang menjadi penyebab masih sempatnya Obama  memperhatikan letak gedung Sarinah, gedung yang paling diingat ‘anak Menteng’ itu ketika tinggal di Indonesia kemudian membandingkannya dengan gedung-gedung lain yang ada di sekitarnya.

Seperti diketahui, Obama lahir di Honolulu, Hawaii, AS, pada 4 Agustus 1961, dengan nama Barack Hussein Obama. Ia pindah ke Jakarta bersama ibunya Ann Dunham pada tahun 1967. Obama sempat bersekolah di sebuah SD di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Namun Obama kecil dikirm ibunya bersekolah ke Hawai dan tinggal bersama neneknya ketika masih berusia 10 tahun.