Pemilukada Lamongan: Daerah Rawan Banjir Prioritas Utama

LAMONGAN – Bencana banjir akibat guyuran hyjan belakangan ini, menimbulkan kekhawatiran berdampak pada pelaksanaan Pemilukada 2010, yang bakal digelat pada 23 BANJIR LAMONGANMei mendatang.

Karenanya, untuk mengantisipasi tersendatnya proses pemilihan bupati-wakil bupati tersebut, KPUK Lamongan prioritaskan daerah-daerah rawan banjir.

Oleh sebab itu , panitia penyelenggara Pemilukada ini mengantisipasinya sejak dini.

Diberitakan, hujan deras yang terjadi di Lamongan belakangan ini membuat sejumlah wilayah setempat kebanjiaran. Seperti sebagaian wilayah Kecamatan Kalitengah, Karangbinangun, Glagah dan Deket.

‘’Kami akan prioritaskan pada wilayah banjir,’’ kata Wanut, anggota KPUK Lamongan yang membidangi logistik.

Terkait kesiapan logistik, Wanut menyatakan pada prinsipnya kebutuhan kotak suara sudah siap. Sebab pada saat ini, KPU Lamongan sudah ada 16 ribu kotak suara.

Untuk helat gelar pemilukada kali ini, kebutuhannya hanya 2.557 kotak suara. Jumlah ini sesuai dengan jumlah TPS yang ada.

Jumlah bilik suara, setiap TPS disediakan 2 bilik. Sehingga, kebutuhannya sebanyak 5.114 bilik suara. ‘’Jadi pada prinsipnya Kotyak suara dan bilik ini sudah siap,’’ tutur Wanut

Dikatakan Wanut, untuk surat suara KPUK menyiapkan sesuai jumlah DPT plus 2,5 persen. Surat suara yang memuat empat pasang cabup-cawabup ini kini masih dalam proses pencetakan. Sesuai kesepakatan bersama, proses pencetakan plus pelipatan yang ditanggung rekanan, akan segera selesai.

Sesuai tahapan Pemilukada, surat suara ini didistribusikan KPUK ke PPK pada tanggal 5-13 Mei. Pendistribusian bukan hanya surat suara saja tapi juga kelengkapan administrasi, kelengkapan pemungutan dan kelengkapan penghitungan suara.

Proses selanjutnya, berkas tersebut akan dikirim dari PPK ke PPS pada tanggal 14-16 Mei, dari PPS ke KPPS pada tanggal 17-18.

Disinggung soala adanya beberapa wilayah Lamongan yang terlanda banjir, menurut Wanut tidak begitu berpengaruh terhadap proses Pemilukada.

Karenanya, kata Wanut, pihaknya antisipasi terhadap wilayah banjir.

‘’Kita antisipasi banjir, jangan sampai banjir menjadi penghalang terhadap proses Pemilukada,’’ tukas Wanut.