
maiwanews – Pencairan dana miliaran dolar AS dari Korea Selatan kepada Iran mengalami hambatan. Korea Selatan bulan lalu telah menyetujui pencairan dana hasil penjualan minyak setelah sebelumnya sempat dibekukan. Namun pencairan itu masih menunggu persetujuan Amerika Serikat.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) Rabu 10 Maret menegaskan menentang pencairan dana itu sampai Iran kembali kepada kesepakatan denuklirisasi. Tahun 2015 Iran dan beberapa negara lainnya menyepakati Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA).
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken kembali menegaskan pihaknya akan kempali kepada kesepakatan JCPOA jika Iran terlebih dahulu mematuhi kewajibannya sesuai dengan kesepakatan itu.
Dalam kesepakatan itu Iran membatasi program nuklirnya dan AS beserta beberapa negara lainnya mencabut sanksi terhadap Iran.
Saat Donald Trump menjadi presiden, AS menarik diri dari kesepakatan itu dan menjatuhkan sanksi terhadap Iran. Presiden AS, Joe Biden, mempertimbangkan untuk kembali pada kesepakatan itu, namun ia mendesak Teheran terlebih dahulu menghentikan pengembangan nuklirnya. (VOA+m)
Porsche Tennis Grand Prix: Pegula, Gauff, dan Paolini Lolos ke Perempat Final
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
31 Pemimpin Negara dan Perwakilan NATO Hadiri KTT Dukungan Terhadap Ukraina
Pentagon Kerahkan Brigade Stryker dan Batalyon Penerbangan ke Perbatasan Meksiko
Porsche 963 Memulai Daytona 24 Jam dari Baris Kedua









