
maiwanews – Organisasi penyelenggara Wimbledon melarang petenis asal Rusia ikut bertanding pada kompetisi tahun ini. Kebijakan tersebut menyusul serangan militer Moskow ke Ukraina.
Larangan bertanding oleh organisasi penyelenggara Wimbledon, AELTC (All England Lawn Tennis Club), menyebabkan penonton tidak dapat menyaksikan petenis tunggal putra nomor dua dunia Daniil Medvedev. Selain itu, juga tidak akan berkompetisi petenis tunggal putra lainnya di peringkat delapan, Andrey Rubley.
Di nomor putri, larangan bertanding akan berdampak pada petenis peringkat 15 dunia, Anastasia Pavlyuchenkova. VOA melaporkan hari Rabu (20/04/2022).
Nasib pemain asal Belarus masih belum diketahui, negara ini diketahui merupakan sekutu Rusia dan memberi dukungan kuat atas serangan militer Rusia ke Ukraina. Moskow menyebut serangan itu sebagai Operasi Militer Khusus. (z)
31 Pemimpin Negara dan Perwakilan NATO Hadiri KTT Dukungan Terhadap Ukraina
Militer AS Uji Terbang Rudal Serang Presisi Buatan Lockheed Martin
Mikhail Mishustin Laporkan Situasi Ekonomi Rusia ke Vladimir Putin
Bahlil Sampaikan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Zelenskyy Desak Barat Izinkan Serangan Jauh ke Wilayah Rusia









