Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, hari Selasa petang berangkat menuju Australia dari kampung halamannya di Hawaii di mana ia menjadi tuan rumah KTT APEC. Obama akan menjadi Presiden Amerika kelima yang mengunjungi Australia.
Setibanya di Canberra hari Rabu, Obama akan bertemu Perdana Menteri Australia Julia Gillard, keduanya akan melakukan jumpa pers bersama. Hari Kamis, ia akan berbicara didepan parlemen Australia sebelum menuju kota Darwin di utara di mana ia akan mengumumkan rencana mengenai pangkalan baru bagi marinir Amerika.
Kunjungan Presiden Obama ke Australia sekaligus menandai 60 tahun peringatan sebuah perjanjian pertahanan kedua negara. Australia selalu ikut mengirim tentara untuk berperang bersama Amerika dalam banyak perang besar, termasuk Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam serta perang di Irak dan Afghanistan.
Pekan lalu, media Australia dan Amerika melaporkan bahwa Presiden Obama akan menggunakan kunjungannya ke Australia untuk mengumumkan bahwa Washington akan menempatkan pasukan di sebuah pangkalan di Darwin.
Harian Sydney Morning Herald melaporkan hari Jum’at pekan lalu bahwa Presiden Obama akan mengeluarkan pengumuman itu bersama Perdana Menteri Australia Julia Gillard. Artikel tersebut mengatakan Amerika tidak akan membangun pangkalan baru di kota itu, tetapi akan menggunakan Robertson Barracks yang sudah ada di dekatnya.
Terkait artikel tersebut, pejabat kedua negara tidak memberikan tanggapan. (VoA/aso)
Prabowo Subianto Kunjungan Resmi ke Thailand
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
Prabowo Sambut Hun Sen, Pererat Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja
Prabowo Rampungkan Lawatan Diplomatik ke Timur Tengah dan Turkiye
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia









