maiwanews – Syrian Observatory for Human Rights, sebuah organisasi pemerhati Hak Azasi Manusia (HAM) berbasis di Inggris, melaporkan pesawat-pesawat tempur Suriah meratakan sebuah bangunan dekat rumah sakit di kota Aleppo, Suriah Utara.
Rami Abdul-Rahman, anggota organisasi itu, mengatakan pengeboman gedung dekat rumah sakit pada Rabu malam 21 Nopember 2012 telah menewaskan sedikitnya 13 orang. Rami menambahkan, diantara para korban tewas adalah seorang dokter dan dua anak-anak. Sementara 10 korban lainnya adalah dari kaum pemberontak.
Pesawat Suriah melakukan pengeboman dekat rumah sakit Dar al-Shifa di kota Aleppo dalam sebuah serangan udara. Rumah sakit itu dulu adalah sebuah klinik swasta dan sekarang beroperasi sebagai rumah sakit lapangan pemberontak. Selain memberi pengobatan bagi pemberontak, rumah sakit tersebut juga merawat warga sipil.
Satu organisasi aktivis lainnya, Komite Koordinasi Lokal, mengkonfirmasi bahwa Suriah melancarkan serangan udara dan menewaskan 40 orang. Organisasi tersebut juga mengukuhkan terjadinya pemboman, namun tidak mengatakan berapa jumlah korban tewas dalam pemboman dekat rumah sakit itu. (aso/VoA)
Presiden Serahkan Falcon 8X ke TNI, Perkuat Mobilitas Strategis TNI AU
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
Bareskrim Telusuri Laporan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Porsche Tennis Grand Prix: Laura Siegemund Andalkan Kenyamanan Rumah Sendiri









