Polisi Siapkan Operasi Teritorial Khusus di Poso

maiwanews – Kepolisian Republik Indonesia sedang mematangkan rencana menggelar Operasi Teritorial Khusus di Poso Sulawesi Tengah sebagai salah satu langkah penanganan terorisme di wilayah tersebut. Beberapa waktu lalu empat orang anggota Polisi tewas ditembak orang tidak dikenal di poso.

Sebelumnya dalam penanganan kasus kekerasan di Poso Sulawesi tengah, Polri pernah menggelar Operasi Sintuwu Maroso, untuk menumpas jaringan teroris pada tahun 2005.

Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo pada acara kinerja Polisi 2012 di Jakara Jum’at 28 Desember 2012, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengerahkan penuh kekuatannya termasuk mendorong secara maksimal peran serta masyarakat setempat. Polisi juga akan melibatkan intelijen, baik dari Badan Intelijen Negara (BIN) maupun lembaga-lembaga lainnya.

menurut Kapolri, semua Polda telah mengambil langkah-langkah dalam upaya penanggulangan kejahatan aksi terorisme. “Memasuki 2013 ini, tidak hanya polda di Sulawesi Tengah, tetapi seluruh Polda, melakukan langkah-langkah intensif bekerjasama dengan masyarakat kemudian instansi terkait seperti TNI dalam menangani kejahatan terorisme”, ujar Jenderal (Pol) Timur Pradopo.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama intansi terkait termasuk Mabes Polri, telah menyusun sebuah kerangka kerja terperinci atau blue print penanganan kejahatan terorisme.

“Pemerintah telah membuat suatu blue print, dimana pemerintah posisinya adalah sebagai fasilitator sedangkan pelaksana lapangannya adalah kelompok masyarakat dan agama seperti NU dan Muhamadiyah, para akademisi dan LSM, mereka ini adalah ring 3. blue printnya itu sudah selesai dan telah sampai pada rencana aksi, tinggal menunggu anggarannya,” kata Kepala BNPT Ansyaad Mbai. (aso/VoA)