maiwanews – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, dari semua benda yang ditemukan di rumah kontrakan di Tangerang Selatan lalu diledakkan, hanya ada enam berupa rangkaian bom.
“Banyaknya ledakan karena semua dicoba, takutnya dikiranya bom padahal bukan,” kata Brigjen Pol Rikwanto, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).
Rikwanto menjelaskan, daya ledak bom tersebut berkategori rendah dan memiliki rangkaian yang tidak rumit antara lain berbahan arang, belerang, dan bubuk hitam.
Sebelumnya diberitakan, polisi meledakkan 12 bom yang dirakit para terduga teroris. Tiga di antaranya sudah jadi, sedangkan yang lainnya disimpan dalam dua ransel.
Menurut polisi, Bom tersebut rencananya akan diledakkan di sejumlah tempat diantaranya pos polisi simpang RS Eka, Serpong, Tangerang Selatan, menjelang Natal dan tahun baru.
Prabowo: Kita Tidak Bisa Melindungi Hanya dengan Itikad Baik
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Prabowo Tegaskan, PPN 12% Hanya Barang dan Jasa Mewah
TNI/Polri Gelar Patroli Gabungan di Lanny Jaya, Papua
Polisi Jambi Bongkar Bisnis Judi Togel Jaringan Helan









