maiwanews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan kembali ke Tanah Air untuk memantau langsung dampak bencana gempa dan tsunami di Mentawai serta gunung Merapi di Yogyakarta.
Presiden SBY membatalkan sejumlah agenda di Hanoi, Vietnam. Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan sejumlah menteri terkait menggantikan Presiden SBY dalam kegiatan KTT ke-17 ASEAN.
“Presiden mengambil keputusan kembali ke Tanah Air,” kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dalam keterangannya kepada wartawan di Hanoi, Vietnam, Rabu, 27 Oktober 2010.
Setibanya di Tanah Air, Presiden dijadwalkan langsung menuju Mentawai, Sumatera Barat, untuk meninjau kondisi daerah tersebut paska diterjang gelombang tsunami yang menewaskan 112 orang dan 502 lainnya dinyatakan hilang.
Sementara jumlah korban tewas Merapi di Yogyakarta juga diberitakan terus bertambah. Data terakhir RS Sardjito, jumlah korban tewas telah mencapai 25 orang dan 14 orang lainnya mengalami kritis.
Presiden Serahkan Falcon 8X ke TNI, Perkuat Mobilitas Strategis TNI AU
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Kontrak Rafale Diteken 2022
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Prabowo-Macron Gelar 'Tete-a-Tete', Pererat Hubungan Diplomatik Indonesia–Prancis
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu









