maiwanews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, pemerintah memberikan perhatian besar kepada perkembangan dunia usaha.
Apabila dunia usaha berkembang baik, pertumbuhan ekonomi pun dapat meningkat. Dengan demikian, akan tercipta lapangan kerja yang pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup rakyat.
SBY juga berharap kemitraan pemerintah dengan Kadin terus berjalan, terutama dalam menghadapi krisis ekonomi.
“Kita sama-sama tahu ragam kompleksitas masalah yang dihadapi, baik nasional, di regional Asia, dan dunia. Pemerintah tahu harapan (Kadin), dan saudara juga tahu kesulitan pemerintah,” kata Presiden SBY.
Hal itu disampaikan SBY saat memberikan sambutan di Musyawarah Nasional VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di Jakarta Convention Center, Jumat 24 September 2010.
Dalam sambutannya, Presiden memberikan lima pesan kepada Kadin Indonesia. Pertama, SBY meminta agar pengusaha melihat peluang bisnis tidak berpatokan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semata, melainkan dari produk domestik bruto (PDB).
“Kalau APBN besarannya hanya Rp1.100 triliun, sedangkan PDB menurut sensus Rp6.370 triliun. Ini berarti enam kali lebih besar. Kalau secara cerdas diikuti, tentu lebih bagus,” kata SBY mencontohkan.
Kedua, SBY meminta pengusaha yang tergabung di dalam Kadin fokus membangun dan memperkokoh hubungan domestik daripada regional. Ini berarti perbaikan infrastruktur di daerah harus menjadi perhatian.
Ketiga, SBY mengingatkan luasnya pasar dalam negeri sebagai peluang yang harus dimanfaatkan. Pendapatan per kapita Indonesia yang mencapai US$2.963 memperlihatkan daya beli masyarakat yang tinggi.
Keempat, SBY meminta Kadin membantu pemerintah dalam menghilangkan sumbatan-sumbatan yang selama ini menghambat pembangunan.
“Pertumbuhan ekonomi enam persen, bayangkan kalau kita bereskan yang tidak benar, itu akan tumbuh lagi,” kata Presiden.
Kelima, SBY meminta dunia usaha meningkatkan sumber daya manusia sehingga dapat berinovasi. Dengan demikian ekonomi terus tumbuh dengan makin kuat, berimbang, dan berkelanjutan.
Usai memberikan sambutan, didampingi oleh Menko Perekonmian Hatta Rajasa, Ketua Kadin, dan Ketua Panitia Munas, SBY membuka Munas Kadin dengan pemukulan gong.
Presiden Serahkan Falcon 8X ke TNI, Perkuat Mobilitas Strategis TNI AU
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Kontrak Rafale Diteken 2022
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Presiden Prabowo Gulirkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi









