
maiwanews – Menanggapi serangan terhadap wilayah Yavoriv, Ukraina, Sekretaris Pers Pentagon John Kirby menilai, jelas tampak bahwa Rusia memperluas target mereka. Ia mengkonfirmasi itu adalah serangan udara Rusia dan merupakan serangan signifikan ketiga di Ukraina Barat.
“Pemahaman kami adalah bahwa ini adalah rudal jelajah, ditembakkan dari pesawat jarak jauh terhadap fasilitas pelatihan Yavoriv di Ukraina Barat”, ungkap Kirby dalam keterangan persnya di Pentagon Senin (14/03/2022) waktu setempat.
Pasca serangan, Kirby meyakinkan bahwa tidak ada personel militer Amerika Serikat di fasilitas pelatihan dekat perbatasan Polandia itu. Di situlah Garda Nasional Florida telah melakukan pelatihan sebelum meninggalkan lokasi beberapa pekan lalu.
Bukan hanya militer, kontraktor, warga sipil, pemerintah, maupun personel pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak ada di wilayah itu saat serangan terjadi. Adapun kerusakan akibat serangan, Kirby mengatakan bahwa beberapa infrastruktur terkena, namun ia mengaku tidak memiliki memiliki gambaran sempurna tentang kerusakan.
Menjawab pertanyaan wartawan tentang kemungkinan serangan itu dimaksudkan untuk memutus suplai bantuan ke Ukraina, Kirby menampik kemungkinan itu. Ia menegaskan, bantuan keamanan terus didistribusikan ke Ukraina secepat dan sebanyak mungkin. Bantuan akan disalurkan dengan cara paling efisien dan efektif. (hiu)









