Sudi Silalahi Minta Yusril Jangan Bawa-bawa SBY

Yusril Izha Mahedramaiwanews – Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi meminta Yusril Ihza Mahendra untuk tidak menyeret-nyeret Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus kasus sistem administrasi badan hukum (Sisminbakum).

“Hukum dijalankan, tidak perlu menyeret-nyeret orang lain” kata Sudi Silalahi di Sekretariat Negara Jakarta, Kamis, 30 September 2010.

Menurut Sudi, Yusril yang telah dijadikan tersangaka kasus Sisminbakum oleh Kejaksaan Agung itu, harus menunjukkan di pengadilan jika dia (Yusril) memang merasa benar.

“Sebetulnya kalau beliau (Yusril) seorang yang sanggup menghadapi itu, ya hadapi di pengadilan. Tunjukan bahwa dia tidak salah, kita dukung keadilan ditegakkan seadil-adilnya,” kata Sudi lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Yusril meminta pejabat saat itu yakni mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi saksi dalam kasus Sisminbakum.

Yusril beralasan, kasus tersebut berawal dari rapat kabinet yang dihadiri antara lain Megawati Soekarnoputri dan Yudhoyono sebagai Menteri Pertambangan.

Yusril sudah memastikan dua mantan Wakil Presiden RI yakni Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla telah bersedia bersaksi untuknya di pengadilan.