maiwanews – Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, akan miliki bandara baru. Bandara baru yang peletakan batu pertamanya dimulai 20111 itu, menggantikan Bandara Pongtiku, Kecamatan Rantepao.
Pembebasan tanah dan rencana induk bandara yang terletak di Buntu Kunik, Kelurahan Tampo Simbuang dan Lembang Rantedada, Kecamatan Mengkendek itu, sudah siap dan rampung.
“Tidak ada lagi hambatan untuk memulai pembangunan di 2011. Semua tanah sudah dibebaskan oleh pemkab., rencana induk juga sudah (siap),” ujar anggota Komisi D DPRD Sulsel Alex Palinggi di Makassar, Jumat, 20 Agustus 2010.
Menurut Alex, untuk pembebasan lahan, Pemkab Toraja hanya mengeluarkan sedikit saja anggaran karena masyarakat pemilik tanah, diberikan kewenangan untuk membuka usaha di sekitar bandara.
Lokasi bandara baru ini dibanding dengan Bandara Pongtiku, jelas Politisi dari Partai Damai Sejahtera (PDS) itu, jauh lebih luas serta memiliki kontur tanah yang lebih datar.
Bandara baru tersebut diperkirakan menelan investasi lebih dari Rp300 miliar, jika setiap tahun dianggarkan di APBD Provinsi dan ditunjang APBN, Bandara sudah bisa beroperasi pada 2015 mendatang.
Pembangunan bandara baru tersebut, diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisata ke Tana Toraja, mengingat jarak kurang lebih 300 kilometer dari Bandara Hasanuddin Makassar, cukup jauh.









