IK – Sebanyak 5 orang peserta Unas tidak dapat mengikuti Unas di hari pertama kemarin. Tiga orang yang gagal ikut Unas di hari pertama karena kasus Demam Berdarah (DB) dengan rincian, 2 siswa dari SMP Negeri 2 Gresik dan seorang lagi dari SMP Negeri 3 Gresik
Kepala Dinas pendidikan (Dispendik) Gresik, Chusaini Mustaz, sewaktu mendampingi Bupati Gresik, KH Robbach Ma’sum, sidak Ujian Nasional SMP menyatakan hari pertama Ujian Nasional (Unas) SMP, 7 siswa gagal ikut Unas disekolah, 5 siswa absent dan 2 siswa lainnya terpaksa mengerjakan ujian sambil terbaring sakit. Moch Mahrom misalnya, siswa MTs Nurul Islam Suci Manyar harus mengerjakan Ujian di Ruang Dahlia 08 RS Ibnu Sina Gresik.
Sedangkan siswa lain yang bernama Moch Hidayat, siswa MTs Negeri Benjeng Gresik harus mengerjakan soal ujian di rumahnya di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang setelah sakit karena kakinya diamputasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas pendidikan (Dispendik) Gresik, Chusaini Mustaz saat mendampingi Bupati Gresik sidak Ujian Nasional SMP.
Sementara 2 siswa lain yang absen Unas di hari pertama karena kecelakaan. Mereka berasal dari SMP YIMI Gresik dan dari MTs. Maskumambang Dukun. Berdasarkan surat keterangan dokter, mereka tidak dapat mengikuti Unas dan memilih ikut Unas susulan.
“Adapun jumlah peserta Unas SMP Tahun Ajaran 2009/2010 ini sebanyak 17.812 dan 8 peserta SMP LB (SMP Luar Biasa),” jelas Chusaini









