maiwanews – Pada pembahasan di tulisan bagian pertama, sudah dijelaskan tentang bagaimana melakukan persiapan agar pengemudi mobil di jalan tol tidak sampai berurusan dengan derek liar yang berujung pada pemerasan dan tindak kejahatan lainnya.
Namun jika upaya menghindar sudah dilakukan namun dengan terpaksa tetap harus berhadapan dengan oknum derek liar yang diurcigai akan melakukan aksi pemaksaan dan pemerasan saat mobil mogok, maka beberapa hal sebaiknya dilakukan antara lain:
Pertama, upayakan agar tetap tenang dan jangan panik ketika anda mlihat mobil derek liar sedang mendekat. Bersiaplah menghadapi mereka dengan perbincangan yang tenang.
Jangan sekali-kali menunjukkan rasa takut ataupun kekhawatiran yang berlebihan baik dari sisi bahasa verbal maupun bahasa tubuh. Karena sinyal kekhawatiran itulah yang akan dimanfaatkan mereka untuk mengintimidasi anda selanjutnya.
Kedua, turun dari mobil dan amankan kunci mobil lalu lakukan pembicaraan dengan mereka di tempat yang mudah terlihat pengguna tol dari arah belakang seperti di bagian paling belakang mobil.
Ketiga, meski anda melakukan perbincangan dengan mereka, tutup semua kemungkinan menggunakan jasa atau berurusan mereka dalam bentuk apapun terkait mobil anda yan sedang mogok.
Keempat, jika mereka nekad memaksakan keinginan mereka, tetaplah bertahan dengan penolakan anda. Dan pada saat yang bersamaan, buat gerakan yang menarik perhatian pengguna tol lain agar terhindar dari aksi kekerasan.
Kelima, gunakan taknik ulur waktu hingga petugas resmi tol menghampiri untuk melakukan pertolongan.









