Tsunami Mentawai, Korban Tewas Capai 112 Orang

tsunamimaiwanews – Jumlah korban tewas akibat terjadinya tsunami setelah gempa 7,2 skala Richter di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, hingga Selasa, 26 Oktober 2010 malam, telah mencapai 112 orang.

Selain korban meninggal, jumlah warga yang dilaporkan hilang mencapai 502 orang, sedangkan warga yang mengungsi jumlahnya mencapai ribuan orang.

Data jumlah korban itu terungkap dalam rapat koordinasi penanggulangan gempa dan tsunami Mentawai dipimpin Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan dihadiri Bupati Mentawai, Edison, di Padang, Selasa, 26 Oktober 2010  malam.

Angka terkait jumlah korban berbeda-beda. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat, merilis angka tewas 108 orang dan hilang 502 orang. Sementara Kementerian Kesehatan menyebut korban tewas mencapai 113 orang.

Atas musibah itu, pengiriman bantuan ke lokasi bencana masih terkendala cuaca buruk di perairan laut Mentawai, namun telah berangkat satu kapal membawa bantuan dan relawan serta tim medis.

Tsunami terjadi 15 menit setelah gempa 7,2 skala Richter pada pukul 21.42, Senin 25 Oktober 2010. Menurut saksi mata, gelombang tsunami mencapai ketinggian 3 meter di sebuah kawasan wisata.

Pada saat terjadi gempa, BMKG melaporkan bahwa gempa berkekuatan 7,2 SR itu berpotensi menimbulkan terjadinya gelombang tsunami. Namun beberapa waktu kemudian, peringatan itu kemudian dicabut.

Kenyataannya, tsunami terjadi dan memakan korban cukup banyak. Hal itu disebabkan karena peralatan yang terpasang di Mentawai oleh BMKG hanya mampu mendeteksi teradinya gempa, bukan tsunami.