Ukraina Siap Lawan Rusia Selama 10 Tahun

20220417-volodymyr-zelenskyy-14apr2022
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbincang dengan @potus, 14 April 2022.

maiwanews – Ukraina siap melakukan perlawanan terhadap aksi militer Rusia selama 10 tahun. Ukraina tidak ingin menyerahkan wilayahnya ke Rusia, tapi terbuka atas dialog dengan Moskow namun bukan berdasarkan atas ultimatum Rusia.

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan CNN sebagaimana dikutip RT hari Minggu (17/04/2022). Pada kesempatan itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menekankan, pertempuran di Donbass sangat penting karena sejumlah alasan.

Pertempuran di Donbass dikatakan mungkin mempengaruhi jalannya seluruh perang. Namun, solusi diplomatik lebih baik dari konflik. Dialog diperlukan untuk mencegah lebih banyak kematian tetapi dia tidak mengesampingkan opsi lain. “Kita bisa melawan Federasi Rusia selama 10 tahun”, kata Presiden Zelensky.

Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk. Perjanjian ini pertama kali ditandatangani pada tahun 2014, disusul pengakuan Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.

Jerman dan Prancis coba melakukan mediasi atas keinginan sejumlah wilayah di Ukraina untuk memisahkan diri. Kedua negara Eropa Barat itu mengusulkan status khusus kepada wilayah-wilayah itu.

Kremlin pada akhirnya menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral, tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) pimpinan Amerika Serikat.

Kyiv menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa. (hiu)