WNI dari Sendai dan Fukushima Jepang Tiba Hari Ini

pengungsi-wni-maiwanews.com-from-kbri-tokyo-edProses evakuasi WNI dari beberapa tempat pengungsian di Jepang pasca gempa dan tsunami sempat terhambat beberapa kendala. Namun Senin 14 Maret sebanyak 103 pengungsi asal Sendai dan Fukushima sudah tiba di Tokyo.

Mereka ditempatkan di gedung Sekolah RI Tokyo (SRIT). Para pengungsi tersebut dijadualkan tiba di Jakarta tanggal 15 Maret 2011. Keputusan evakuasi diambil setelah dialog antara Duta Besar Muhammad Lutfi, didampingi Tim Perlindungan WNI dari Kemlu RI dengan para pengungsi.

Salah seorang pengungsi dari Prefektur Miyagi bernama Vera Yulianti (37), mahasiswi Fakultas Sastra Tohoku University, dibawa ke RS Showa Daigaku Byoin untuk menjalani perawatan akibat cedera punggung. Sementara itu, rombongan lainnya yang termasuk satu orang ibu hamil, satu orang ibu baru melahirkan beserta bayinya yang berusia dua minggu, dalam keadaan baik, walaupun tampak sangat kelelahan.

Tim Relief KBRI Tokyo Gelombang I yang masih di Sendai Miyagi melaporkan bahwa tim telah menjemput tujuh orang perawat Indonesia bernama Wisita Permanasari, Mugiyati, Wihel, Desi, Jajang, Emey, dan Siti Nurlaeli. Tim juga telah berhasil menjemput 3 mahasiswa Indonesia dari Natori, yaitu Robert Dwiputra, Tahta Erlangga, dan Achmad Faisal Dwiputro. Pada pukul 14.30, Call Center KBRI Tokyo telah memperoleh konfirmasi kondisi selamat 10 perawat Indonesia di Aomori, yang sebelumnya dikabarkan hilang.

Selain WNI, Tim Relief KBRI Tokyo dari Fukushima juga membantu mengevakuasi 6 orang WNA dari Malaysia, Laos, dan Nepal. (KBRI Tokyo/aso)