
maiwanews – Presiden Ukraina mengkhawatirkan kemungkinan Rusia melancarkan serangan dalam waktu dekat. Menurutnya, beberapa kalangan di Barat memprediksi serangan Rusia dimulai pada 16 Februari.
Merespon perkiraan itu, Presiden Zelensky memerintahkan pengibaran bendera dan menggunakan pita biru kuning untuk Hari Persatuan pada 16 Februari. RT dalam laporannya hari Senin (14/02/2022) malam waktu Moskow atau Selasa (15/02/2022) dini hari WIB menyebutkan, Presiden Zelensky mendeklarasikan 16 Februari sebagai hari persatuan nasional.
Dekrit itu ditandatangani pada hari Senin, berisi perintah pemutaran lagu kebangsaan dan pengibaran bendera dan pengunaan pita bendera di seluruh negeri. Semua rumah dan bangunan diperintahkan mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan pada pukul 10 pagi. Dia mengimbau warga untuk memakai pita dengan warna bendera juga.
Presiden Zelensky bersumpah bahwa Kiev akan mengembalikan Krimea dan Donbass ke Ukraina pada akhirnya, tetapi secara eksklusif melalui diplomasi dan negosiasi.
Krimea kembali ke Rusia pada 2014, menyusul kudeta di Kiev, menggulingkan pemerintah terpilih Ukraina. Wilayah Donetsk dan Lugansk di Timur negara itu juga mendeklarasikan kemerdekaan dan mengalahkan upaya Ukraina untuk merebut kembali mereka. (hiu)
Amran Sulaiman Laporkan Produksi dan Serapan Beras Nasional ke Presiden
Rusia Catat 8 Serangan Ukraina ke Fasilitas Listrik
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Zelenskyy Bertemu Menlu Lithuania, Bahas Dukungan untuk Ukraina
Gedung Putih Sebut Houthi Serang Kapal Perang AS Sebanyak 174 Kali









