maiwanews – Presiden Republik Indonesia menegaskan kembali bahwa Indonesia memiliki sikap dan pendirian yang kokoh dan konsisten dalam mendukung penuh kemerdekaan Palestina karena akan membawa keadilan sejati bagi Palestina dan dunia.
Hal tersebut dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada joint press conference usai pertemuan bilateral dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Istana Merdeka, Sabtu, 29 Mei 2010, sore.
Kedatangan Presiden Mahmoud Abbas ke Indonesia ini merupakan kunjungan kedua kalinya. “Kami telah melaksanakan pertemuan yang penuh dengan persahabatan dan kekeluargaan, sangat produktif, dan mengarah ke depan bagi masa depan Palestina yang jauh lebih baik yang menjadi harapan kita semua,” kata Presiden SBY di awal keterangan persnya.
Dalam pertemuan tadi, SBY menerima penjelasan langsung dari Mahmoud Abbas mengenai situasi terkini di Timur Tengah, khususnya Palestina, dan prospek perdamaian dan solusi yang adil dan permanen di masa depan.
“Indonesia mendukung penuh dimulainya kembali pembicaraan, negosiasi, demi tercapainya kemerdekaan yang penuh bagi Palestina nantinya, dan diakui oleh bangsa-bangsa sedunia,” Presiden menegaskan.
Presiden SBY juga menyampaikan kepada Presiden Abbas bahwa Indonesia siap menjadi bagian dalam proses perdamaian sesuai peran yang tepat. “Negosiasi itulah yang bisa mengantarkan Palestina menjadi negara merdeka dan kemudian bisa memecahkan masalah secara permanen,” SBY menambahkan.
Mengenai dukungan dan bantuan, Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan terus berkontribusi untuk rakyat Palestina seperti yang selama ini sudah dilakukan. Antara lain, berupa bantuan kemanusiaan, pembangunan kapasitas (capacity building) bersama negara-negara Asia-Afrika yang disponsori oleh Indonesia.
“Indonesia akan memberikan bantuan untuk mendirikan Rumah Sakit di Gaza dengan nilai Rp 20 miliar, dengan harapan bisa menambah fasilitas yang ada di Gaza,” jelas Presiden. “Indonesia akan siap memberikan bantuan apapun bagi saudara-saudara kami di masa yang akan datang,” SBY melanjutkan.
Sementara itu, Presiden Mahmoud Abbas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas dukungannya selama ini. Abbas juga menjelaskan tentang proses perdamaian terkini yang dimediasi oleh Amerika dan didukung negara-negara Arab.
“Tujuan kami dalam pembicaraan itu adalah mengarah kepada kemerdekaan Palestina sebagai sebuah negara dimana Yerusalem Timur sebagai ibukotanya,” kata Abbas. Saat ini lanjut Abbas, kondisi Yerussalem Timur berada pada situasi yang tidak aman.
Abbas juga menjelaskan tentang dukungan Mesir untuk melakukan rekonsiliasi. ”Dalam hal ini, kami berharap agar Hamas bersedia menandatangani Dokumen Mesir untuk rekonsiliasi dan kesatuan nasional yang sudah ditandatangani terlebih dahulu oleh Palestina,” Abbas menjelaskan.
Mengenai rencana pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Abbas mengucapkan terima kasih dan sangat menyambut baik. “Kami yakin Indonesia akan terus memberikan dukungan kepada Palestina,” demikian Abbas menjelaskan.
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral
Pentagon Kerahkan Brigade Stryker dan Batalyon Penerbangan ke Perbatasan Meksiko









