maiwanews – Beberapa donor asing menjanjikan bantuan baru bernilai 1,5 milyar dolar bagi operasi kemanusiaan PBB di Suriah. Operasi itu untuk meringankan penderitaan warga Suriah akibat perang saudara di negara mereka.
Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi masing-masing telah menjanjikan 300 juta dolar untuk membantu mendanai operasi kemanusiaan PBB bagi warga Suriah. Janji-janji ini dikemukakan dalam sebuah konferensi donor internasional di Kuwait hari Rabu.
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, hari Selasa mengatakan Amerika akan menyumbang 155 juta dolar, sementara Bahrain menjanjikan bantuan 25 juta dolar dan Jerman – anggota Uni Eropa – menyumbang 13 juta dolar. Ke-27 negara Uni Eropa menggandakan jumlah encana bantuan bagi Suriah menjadi 270 juta dolar.
Dalam pidato penutupannya pada konferensi itu, Sekjen PBB Ban Ki-Moon menyebutnya sebagai tanggapan terbesar bagi suatu operasi kemanusiaan.Ia juga menghimbau kepada pihak-pihak bertikai di Suriah untuk menghentikan hal itu, dengan menyebut situasi di negara itu sebagai malapetaka. Ia mengingatkan sementara jumlah pengungsi Suriah ke negara-negara tetangga mungkin akan meningkat.
John Ging, direktur operasi badan kemanusiaan PBB, mengatakan di New York, Senin 28 Januari 2013 bahwa sedikitnya empat juta orang membutuhkan bantuan, terutama obat-obatan dan bantuan pangan. Ia memimpin tim PBB ke Suriah dan Lebanon pekan lalu, dan mengatakan keadaan kehidupan rakyat di seluruh Suriah sangat menyedihkan. Ia juga menggambarkan besarnya kehancuran pra-sarana negara itu sangat mengagetkan. (aso/VoA)
Tim Aju Bantuan Kemanusiaan TNI Berangkat ke Myanmar
Trump Ancam Sanksi Jika Rusia Enggan Rundingkan Ukraina
Polda Sumbar Mulai Operasi Pemberantasan Tambang Ilegal di Solok Selatan
Polisi Bongkar Kasus Pungli Dana BOSP di Majene
Biden dan Sekutu akan Serukan Kembali Gencatan Senjata di Gaza









