Jakarta – Sebanyak 20 perusahaan asal Thailand telah berkomitmen untuk melakukan investasi di Indonesia dengan membangun pabrik sukucadang mobil dan motor dalam tahun 2010.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memastikan ke-20 perusahaan asal negeri Gajah Putih tersebut akan membangun pabrik suku cadang itu di Jawa. Pengurusan izin dan investasi telah mereka lakukan.
Demikian disampaikan Kepala BKPM Gita Wiryawan dalam jumpa pers pada acara Economist Intelligence Unit di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu 24 Maret 2010.
Menurut Gita, pertemuan antara 20 perusahaan asal negara yang sedang dilanda demo besar-besaran itu, juga difasilitasi BKPM bersama dengan Kadin, HIPMI serta beberapa asosiasi terkait. Diharapkan, investasi ini mendongkrak nilai investasi Indonesia yang ditargetkan tumbuh 15% pada tahun 2010.
Ketidakstabilan politik di negara anggota Asean yang berlangsung berlarut-larut itu setidaknya menjadi salah satu pertimbangan sejumlah perusahaan untuk melakukan relokasi pabriknya di negara yang relatif stabil.
Indonesia memiliki peluang dan harapan menjadi tujuan investasi dan relokasi pabrik baru. Namun beberapa negara Asia seperti China dan Vietnam juga memiliki peluang yang sama, bahkan lebih.
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Prabowo Resmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia
2.460 Personel Gabungan Kawal Unjuk Rasa BEM di Patung Kuda
Austin Tantang Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina untuk Tetap Memberi Dukungan









