maiwanews – Gunung Sinabung, Sumatra Utara, kembali meletus. Letusan yang memuntahkan abu vulkanik cukup deras tersebut, terjadi pada Selasa dinihari sekitar pukul 00.23 WIB.
“Meletus lagi sekitar pukul 00.23 WIB,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, Selasa, 7 September 2010.
Menurut Surono, Sebelum gunung itu melontarkan hujan abu, terjadi gempa dangkal berkekuatan kecil dengan frekuensi cukup tinggi. Letusan berlangsung hingga 37 detik.
Akibat letusan jarak yang getarannya hingga 8 Km dengan tinggi asap sampai 5.000 meter ini, listrik di sekitar kawasan tersebut padam, Hingga penerangan pengungsian dan posko pemantau gunung, kini menggunakan genset.
“Listrik mati setelah 10 menit letusan. Sampai sekarang pukul 01.30 WIB. Kalau pengungsi masih dalam jarak aman. Situasi masih aman terkendali,” kata Surono.
Letusan Gunung Sinabung kali ini, dirasakan sebagai letusan yang paling keras dibanding letusan sebelumnya sejak akhir Agustus lalu. Suara letusan terdengar hingga belasan kilometer dari pusat letusan.
Saat gunung ini meletus, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang berada di Medan dalam rangka kunjungan resmi untuk melihat kondisi pengungsi sekaligus membawa bantuan untuk korban letusan.









