Garuda Batalkan 13 Penerbangan 23 November

garudamaiwanews – Akibat belum pulihnya sistem mapping kru dengan nomor pesawat (integrated operating control system-IOCS) yang dimiliki, PT Garuda Indonesia (Persero) membatalkan 13 jadwal penerbangan pada Selasa, 23 November 2010.

Menurut Emirsyah, ke-13 jadwal penerbangan yang dibatalkan tersebut salah satunya adalah penerbangan internasional ke Kuala Lumpur dan Malaysia. Sedangkan ke Singapura, kata Emirsyah, masih tetap terbang.

“Ke Singapura masih tetap terbang meskipun di-delay,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam Keterangan Pers di Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, 22 November 2010.

Jadwal penerbangan domestik yang dibatalkan Garuda, yaitu ke Medan (Sumatera Utara) sebanyak dua penerbangan, Palembang (Sumatera Selatan) sebanyak empat penerbangan, Semarang (Jawa Tengah) sebanyak tiga penerbangan, Makassar sebanyak satu penerbangan, dan Surabaya (Jawa Timur) sebanyak dua penerbangan.

Akibat beberapa jadwal penerbangan dibatalkan, Garuda memutuskan menutup pemesanan tiket terhitung mulai hari ini (Senin, 23 November 2010) hingga Rabu 24 November. Namun, Garuda tetap akan melayani pemesanan tiket yang sudah dipesan oleh penumpang sebelum terjadinya kesalahan sistem saat ini.

Kesalaham sistem yang berakibat amburadulnya jadwal penerbangan Garuda itu, juga berimbas pada jadwal penerbangan Jamaah Haji yang transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Ratusan Jamaah Haji yang tiba di Bandara Soetta Senin, 23 November malam, terpaksa harus menginap di Jakarta karena penerbangan ke beberapa daerah di Indonesia dengan pesawat Garuda dibatalkan. Beruntung, biaya menginap di hotel ditanggung oleh Garuda.