Polisi Tunisia menangkap mantan pejabat masa pemerintahan presiden Zine El Abidine Ben Ali, mereka dikenai tahanan rumah. Polisi juga menahan pemilik televisi swasta yang memiliki hubungan keluarga dengan presiden yang digulingkan.
Media pemerintah Tunisia hari Minggu lalu melaporkan bahwa Larbi Nasra, pemilik Hannibal TV, ditangkap atas tuduhan penghianatan. Polisi juga menagkap mantan juru bicara Ben Ali.
Sementara itu aksi unjuk rasa terus berlangsung menuntut pengusiran terhadap semua orang yang terkait dengan mantan presiden Ben Ali. Ratusan orang turun ke jalan hari Minggu lalu menuntut pejabat yang dekat dengan Ben Ali dijauhkan dari pemerintahan baru.
Kerusuhan di Tunisia meletus Desember lalu akibat ketidakpuasan rakyat terhadap tingginya tingkat pengangguran dan harga pangan.
Menurut pemerintah Tunisia, sedikitnya 78 orang telah tewas dalam kekerasan tersebut. Para pejabat PBB mengatakan jumlah korban tewas bisa mencapai 100. (voa)
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Bareskrim Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah Berdasarkan Uji Forensik
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Wujudkan Swasembada Pangan
Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah









