Timur Tengah: Pemerintah Umumkan Nomor Telepon Penting

libya-protests_022Menyusul revolusi Tunisia dan Mesir, situasi politik dan keamanan beberapa negara di Timur Tengah mulai memanas, terutama di Libya, Yaman, dan Bahrain. Menyikapi hal tersebut pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia mengeluarkan himbauan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap atau berencana berkunjung ke wilayah tersebut.

Dalam himbauannya pemerintah meminta kepada seluruh WNI di Libya, Yaman dan Bahrain, agar terus meningkatkan kehatihatian, kewaspadaan dan menghindari kerumunan massa dan daerah-daerah yang rawan tingkat keamanannya.

Pemerintah juga meminta seluruh WNI, khususnya yang berada di Libya, Yaman dan Bahrain, diminta selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara tersebut.

Bagi WNI di Libya bisa berkomunikasi dan berkoordinasi KBRI Tripoli, Libya dengan alamat Hay Al Karamah, Qobri Taariq Al Sari’, Amaama Al Saraaj, (P.O.BOX 5921), Tripoli, Libya, telepon: (218 21) 484 2067, 484 2843, 484 2844, fax : (218 21) 484 2069, 484 2075, HP: +218925173125.

Sementara WNI di Yaman dapat menghubungi KBRI Sana’a, Yemen di Beirut Street Faj Attan (P.O.BOX 19873) Hadda, Sanaa, Republic of Yemen. Telepon : (967 1) 427 210, 427 211, Fax : (967 1) 427-212,
Hotline: +967 713947243, +967 427210, +967 427211.

Untuk WNI di Bahrain bisa menghubungi KBRI Manama, Bahrain di Villa 860, Road 3117, Block 331, Area Zinj, Manama, Bahrain. Telepon : +973 17233875, Fax: +973 17233786, HP. +973 39387510, +973 39387310, + 973 36463138, +973 39131945.

Selain kontak dengan empat KBRI tersebut di atas, WNI dapat juga menghubungi Direktorat Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan nomor (62-21) 384 9045 dan +6282111900440.

Kepada seluruh WNI yang merencanakan untuk berkunjung ke Libya, Yaman, dan Bahrain dalam waktu dekat, dihimbau untuk meninjau kembali rencana kunjungannya hingga situasi kembali normal. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kondisi di Libya, Yaman dan Bahrain dihimbau untuk selalu melakukan komunikasi dengan KBRI Tripoli, Sana’a dan Manama, maupun Kementerian Luar Negeri melalui nomor-nomor tersebut.