Indonesia-Slovakia Sepakati Perjanjian Ekonomi

HandshakeIndonesia dan Slovakia menandatangani kesepakatan bidang ekonomi. Kedua negara melakukan perundungan selama dua hari sejak 23 hingga 24 Februari 2011 di Surabaya. Pembicaraan itu menghasilkan Persetujuan Perlindungan dan Peningkatan Penanaman Modal (P4M).

Tercapainya persetujuan ini akan memberikan kepastian hukum bagi kerja sama di bidang investasi antara kedua negara. Selama ini nilai investasi Indonesia dan Slovakia masih belum signifikan.

Dalam rilis Direktorat Eropa Tengah dan Timur, Kemlu, hari ini, persetujuan kedua negara menggantikan persetujuan sebelumnya pada tahun 1994. Pembaruannya diperlukan untuk memenuhi salah satu ketentuan mengenai kebijakan penanaman modal di lingkungan Uni Eropa. Diharapkan persetujuan ini dapat ditandatangani pada saat kunjungan Presiden Slovakia, Ivan Gasparovic, ke Indonesia pada akhir Mei 2011.

Pada perundingan tersebut, Delegasi Indonesia dipimpin Plt. Direktur Perjanjian Ekonomi dan Sosial Budaya, Kemlu, Bebeb A.K.N. Djundjunan, dan diikuti oleh wakil-wakil dari Kementerian Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Sekretariat Kabinet dan Bank Indonesia. Sementara Delegasi Slovakia dipimpin Direktur Department of the Specific Operation of the State dan didampingi oleh Senior State Counsellor for Department of the Specific Operation of the State, Kementerian Keuangan Republik Slovakia.

Perundingan tersebut digambarkan berjalan dengan semangat yang sangat bersahabat yang mencerminkan hubungan baik kedua negara. Pada akhir perundingan, Ketua Delegasi RI dan Slovakia menandatangani Agreed Minutes yang mencerminkan kesepakatan yang dicapai diantara kedua Delegasi.

Selama ini potensi kerjasama ekonomi Indonesia – Slovakia belum tergarap secara optimal. Terlebih, Slovakia telah bergabung menjadi anggota Uni Eropa pada Mei 2004. Persetujuan bilateral di bidang penanaman modal ini akan melengkapi upaya yang ditempuh guna mendorong peningkatan nilai perdagangan dan investasi kedua negara.

Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir sejak 2007, upaya peningkatan perdagangan dan investasi dilakukan antara lain melalui penyelenggaraan roundtable business meeting secara rutin oleh Kedutaan Besar RI di Bratislava dan Kedutaan Besar Slovakia. Business meeting ke-empat yang difokuskan pada sektor energi dan infrastruktur diselenggarakan di Jakarta 24 Februari 2011 bersamaan dengan jalannya perundingan P4M di Surabaya.