Densus 88 Tembak Mati 3 Orang Tersangka Teroris

Tangerang –  Detasemen Khusus 88, pasukan khusus Anti Teroris Mabes Polri menembak mati tiga orang yang disangka anggota komplotan teroris dalam penggerebekan di dua tempat di Tangerang Banten, Selasa siang 9 Maret 2010.

Penggerebekan Densus 88 tersebut berlangsung di Ruko Multiplus Jl. Siliwangi No. 6 Pamulang  dan juga di Gang Asem Jl. Setiabudi Nomor 15 juga di Pamulang Banten pada siang hari.

Menurut keterangan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Edward Aritonang, tiga orang tersangka teroris yang tertembak tersebut berdasarkan identifikasi awal masing-masing berinisial YI alias H yang tertembak di Ruko Pamulang pada pukul 11.30 serta R dan SB tertembak di Gang Asem Jl. setiabudi pada pukul 12.20. Menurut informasi sbelumnya, seorang yang tertembak di Gang Asem adalah seorang wanita namun kemudian dibantah oleh Polisi.

Selain yang tertembak, Polisi juga menangkap tiga orang lainnya, yakni seorang wanita di Ruko Pamulang dan dua orang lainnya yakni BR alias AH dan SB alias I tertangkap dalam penggerebekan di rumah seorang dokter di Gang Asem.

Menurut Edward, ketiga tersangka terortis tersebut ditembak Densus 88 karena melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api genggam. YI alias M sempat melepaskan tembakan sekali dari sebuah pistol berpeluru 6.

Dicurigai YI alis M yang tertembak di Ruko Multiplus adalah Dulmatin, alias Muktamar, alias Amar Usman, seorang buronan Densus 88 sekaligus tersangka teroris paling dicari.

Namun kepastian apakah yang tertembak tersebut Dulmatin atau bukan, masih harus menunggu hasil otopsi yang memakan waktu dua hari. Karena disebut-sebut juga yang tertembak itu adalah Umar Patek, seoorang gembong teroris lain sekelas Noordin M. Top.

Ketiga jenazah tersangka teroris tersebut, saat ini sudah berada di RS. Polri Jl. Kramat Jati Jakarta Timur untuk dilakukan otopsi.