Gresik – Di Gresik, Jawa Timur, ide kreatif terus mengalir dari para pendidik. Salah satunya seperti yang dilakukan Kelompok Bermain-Taman Kanak-Kanak (KB-TK) Yayasan Islam Malik Ibrahim (YIMI).
Setelah beberapa waktu lalu menciptakan kondisi sekolah seperti kebun binatang, kini ratusan siswa ditantang untuk mengikuti lomba makan es krim bersama sepanjang hari kemarin. Tak pelak, celetoh lucu dan mengelitik pun keluar dari mulut-mulut mungil para bocah yang masih polos tersebut.
Selain lomba makan es krim, para siswa dengan wajah sumringah juga mengikuti lomba expresi anak kreatif (dalam lomba foto). Bagi para pemenang disediakan hadiah tabanas dan naik kuda mengelilingi halaman sekolah.
“Berbagai lomba tersebut merupakan bagian dari Pendidikan anak usia dini (PAUD). Hal itu sangat penting bagi pertumbuhan anak di kemudian hari, karena PAUD adalah upaya peletakan dasar dalam mengembangkan koordinasi motorik kasar dan motorik halus,” kata Kepala Departemen I Bidang Pendidikan YIMI, Taufik Haris. Senin 22 Maret 2010 pagi.
Taufik menuturkan, keberhasilan anak didik sangat bergantung pada pola pendidikan yang diajarkan di sekolah serta peran guru. Jadi, pendidikan usia dini akan benar-benar
menjadi barometer generasi yang berkualitas. Sebab, dalam kegiatan semacam itu, anak tidak hanya diperkenalkan barang, namun lebih mengedepankan daya cipta, pikiran, sosial emosional dan berhubungan dengan orang lain. Hal tersebut sangat penting dalam pembentukan generasi muda berkualitas.
“Bahkan, kegiatan tersebut juga bisa terekam ke otak bawah sadar anak, sehingga nantinya bermanfaat bagi pengembangan sel-sel otak anak dan meningkatkan potensi anak dalam perkembangannya,” tandas Taufik.
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Porsche Indonesia Persembahkan Porsche Classic Art Week 2025
Polres Kebumen Dirikan Posko Netralitas TNI-Polri
Presiden Sebut Pompanisasi di Bantaeng Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Kanwil Kemenkumham Jatim Memperkuat Identitas Daerah Melalui Pelindungan KIK









