Iran Bangun Pangkalan Pertahanan Udara Terbesar

maiwanews – Angkatan Udara Iran telah memulai proses pembangunan pangkalan pertahanan udara terbesar di Republik Islam tersebut. Proyek konstruksi di selatan Kota Abadeh secara resmi dimulai ditandai upacara pada hari Selasa waktu setempat.

Mohammad Hosseini, seorang wakil komandan Pangkalan Pertahanan Udara Iran, Khatam al-Anbia, menggarisbawahi pentingnya pertahanan udara sebagai salah satu persyaratan utama Iran. Angkatan Udara Iran telah mengalokasikan dana sekitar 24,5 juta USD untuk proyek di lahan seluas 200 hektar.

Pihak pertahanan udara Iran telah berulangkali mengumumkan bahwa pihaknya senantiasa memantau semua gerakan militer oleh kekuatan asing dan agresif di wilayah tersebut, khususnya di sekitar perbatasan negara. Pemantauan dilakukan dengan mengandalkan kemampuan besar dan peralatan militer dengan tingkat efisiensi cukup tinggi.

Pada pertengahan bulan Juli lalu unit pertahanan udara Iran melakukan latihan selama tiga hari. Pada latihan tersebut unit artileri angkata bersenjata sukses menjatuhkan tiruan pesawat siluman tanpa awak musuh.

Dalam beberapa tahun terakhir Iran telah membuat prestasi besar di sektor pertahanan dan keamanan. Iran juga telah berhasil mencapai swasembada peralatan militer dan sistem pertahanan penting. Pekan lalu, Korps Pengawal Revolusi Islam (Islamic Revolution Guards Corps / IRGC) melakukan uji-tembak rudal dalam sebuah latihan militer selama tiga hari dengan nama sandi Great Prophet 7.

Beberapa rudal/misil dicoba dalam latihan perang tersebut, diantaranya yaitu Shahab (Meteor) 1, 2, 3, Khalij Fars (Persian Gulf), Tondar (Lightning), Fateh (Victor) and Zelzal (Quake) as well as Qiam (Uprising).

Belakangan ini Iran dituding oleh Amerika dan sekutunya mengembangkan nuklir untuk tujuan militer dan menjadi ancaman bagi negara lain, terutama negara tetangga Iran. Sementara pemerintah Iran membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa negaranya mengembangkan nuklir untuk tujuan damai dan tidak mengancam negara lain. Iran juga menyatakan bahwa doktrin pertahanan didasarkan pada pencegahan. (aso/PressTV | Foto Ilustrasi:Senjata Taktis Iran)