FBI Waspadai Intrusi Komputer dan Serangan Jaringan oleh Peretas

Gambar ilustrasi oleh tsevis
maiwanews – Awal tahun lalu peretas (hacker) menanam program jahat dalam dua juta komputer sebagai pintu untuk mengambil informasi berharga dari pengguna komputer. Akhir musim gugur lalu sebuah jaringan kriminal menginfeksi dan mematikan 4 juta komputer, setengah juta diantaranya adalah komputer di Amerika Serikat.

Berdasarkan informasi dari Biro Penyelidikan Federal (Federal Bureau of Investigation – FBI), dalam beberapa bulan belakangan ini beberapa perusahaan dan organisasi besar di Amerika bekerja ekstra untuk mengatasi gangguan serangan terhadap jaringan komputer mereka.

Direktur FBI Robert S. Mueller mengingatkan bahwa serangan peretas tidak hanya menyasar perusahaan swasta, tapi juga negara-negara dengan infrastruktur jaringan sangat buruk. Dalam sebuah pernyataan di hadapan Senat Mueller mengatakan intrusi komputer dan serangan terhadap jaringan merupakan ancaman dunia maya paling besar terhadap keamanan nasional.

Untuk itu, FBI sepanjang tahun lalu mengambil langkah untuk menyelidiki dan mengungkap serangan intrusi berbasis web. FBI juga mendidik kader dimana mereka telah dilatih ilmu komputer secara khusus untuk dapat mengungkap jati diri peretas diantara bergunung kode berbahaya. (aso/FBI)