maiwanews – Banjir akibat hujan di Kabupaten Aceh Tamiang terjadi sejak Jumat (19/12), pukul 24.00 WIB, menyebabkan rbuan rumah terendam yang menyebabkan ribuan warha terpaksa mengungsi.
Hingga saat ini, banjir masih merendam beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi yang tersebar di 8 kecamatan yaitu Kecamatan Tamiang Hulu, Tenggulun, Karang Baru, Mayakpait, Kejuruan Muda, Bendahara, Rantau, dan Serui.
Kepala Pusat data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggunglangan Bencana (BNPB). Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, sebanyak 2.370 rumah terandam air.
Menurut Sutopo, akibat banjir yang mencapai ketinggian 40 hingga 150 cm, sekitar 7.000 kepala keluarga terdampak sehingga menyebabkan mereka harus mengungsi ke balai-balai pengajian dan tenda-tenda pengungsi.
Menurut Sutopo, BPBD Kabupaten Aceh Tamiang sudah melakukan evakuasi, pendataan, dan mendirikan 11 tenda pengungsian. BPBD bersama Dinas Sosial mendirikan dapur umum dan Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan.
“Tidak ada korban. Kebutuhan mendesak adalah bantuan permakanan, selimut, dan pakaian,” ,” kata Sutopo dalam keterangannya, Selasa (23/12/2014).
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral
Biden Minta Perusahaan Tekno AS Tingkatkan Keamanan Siber
Bank Pembangunan Inter-Amerika Umumkan Bantuan $3,8 Miliar ke Argentina
Pembunuhan Balita di Cilegon Akibat Lilitan Pinjol
Gagal 'Nyalip' Pria di Demak Tembak Ban Mobil Pengendara Lain









