maiwanews – Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung membenarkan bahwa anggota DPR RI yang ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sanur, Bali adalah kader PDIP.
Pramono mengaku geram dengan apa yang telah dilakukan oleh Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan itu sehingga harus ditangkap KPK justru pada saat PDIP sedang menggelar kongres.
“Tindakan yang dilakukan Adriansyah jika benar sangat memalukan dan mencoreng wajah partai,” kata Pramono Anung di lokasi Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, Bali, Jumat (10/4/2015).
Pram, panggilan Pramono Anung, mengaku telah meminta kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memecat mantan Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan selama dua perode pada 2003-2008 dan 2008-2013 tersebut.
Setelah kepengurusan DPP PDI Perjuangan periode 2015-2010 terbentuk kata mantan Sekjen PDIP ini, Mahkamah Partai akan segera bersidang untuk memproses dan memutuskan sanksi apa yang akan dijatuhkan terhadap Adriansyah.
Adriansyah yang ditangkap tangan oleh KPK di sebuah hotel mewah di Sanur, Bali pada Kamis (9/4/2015) malam Wib bersama orang lain yang diduga sebagai pihak yang menyuap.
Selain menangkap Adriansyah bersama rekannya, KPK juga menyita sejumlah barang bukti termasuk sejumlah uang dalam bentuk mata uang Singapura yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah.
Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menjelaskan, KPK menagkap dua orang di Bali dengan inisial A dan AK pada Kamis (9/4/2015) pukul 18.45 Wita, kemudian seorang lagi dengan inisial AH ditangkap di lobi sebuah hotel di Senayan, Jakarta di hari yang sama pukul 18.49 WIB.
“Di Jakarta pukul 18.49 WIB ada seorang pengusaha AH ditangkap di lobi sebuah hotel di Senayan,” kata Johan Budi dalam jumpa pers, Jumat (10/4/2015).
Penangkapan terhadap ketiga orang tersebut kata Johan, diduga berkaitan dengan pemberian izin tambang di Kalimantan.
Prabowo Bahas Pengelolaan Keuangan Negara dengan PPATK
Prabowo dan Hun Sen Bahas Perdamaian Kawasan di Istana Merdeka
Prabowo Subianto Sambut Perdana Menteri Fiji di Istana Merdeka
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
Scholz Kunjungi Magdeburg Setelah Serangan Pasar Natal









