maiwanews – Bintang sepakbola Barcelona dan timnas Argentina Lionel Messi tersandung kasus penipuan pajak. Dalam kasus tersebut diduga ayah peraih gelar pemain terbaik dunia empat kali tersebut, Jorge Horacio Messi, juga ikut terlibat. Setidaknya tiga tuduhan penipuan pajak membuat Messi terancam hukuman hampir 2 tahun penjara. Permohonan pembabasan atas dirinya ditolak hakim Spanyol Kamis 6 Oktober.
Tim jaksa sebelumnya menyatakan Lionel Messi tidak mengetahui aksi penipuan oleh ayahnya. Tapi kantor jaksa agung menilai sebaliknya, Messi dianggap mengetahui tindak kriminal ayahnya dan patut untuk diadili.
Atas tuduhan tersebut, jaksa menuntut hukuman penjara selama 22 bulan 15 hari untuk keduanya. Selain itu mereka juga dituntut membayar denda sesuai jumlah yang digelapkan, serta membayar semua biaya semua biaya persidangan dan potensi kerugian pajak selama satu setengah tahun.
Tuduhan penggelapan pajak Messi dan ayahnya disebut merugikan kantor pajak Spanyol sebesar 4,1 juta euro atau sekitar 4,6 juta dollar antara tahun 2007-2009. Pada agustus 2013 ayah Messi telah membayar lebih dari 5 juta euro untuk menutupi kerugian tersebut beserta bunganya.
Munculnya kasus tersebut menyusul upaya Spanyol dalam meningkatkan upaya hukum atas kasus-kasus penipuan pajak. Spanyol sedang berupaya memperbaiki kondisi keuangannya menyusul resesi akibat ambruknya sektor real estat.
Selain Messi, pemain klub Barcelona lainnya, Javier Mascherano, juga dituduh melakukan penggelapan pajak. Kantor pajak Spanyol sedang melakukan penyelidikan terkait pembayaran pajak tahun 2011 dan 2012. Di Brazil, bintang sepakbola Barcelona lainnya, Neymar, juga harus berurusan dengan hukum karena urusan pajak.
Pengadilan federal Sao Paolo hari Jum’at 25 September bulan lalu mengatakan Neymar dituduh menghindari pajak hampir 16 juta dolar antara tahun 2011 dan 2013. Pengadilan Brazil membekukan hampir 48 juta dolar aset milik Neymar. (m013/VoA1 2/th)









