Amerika Tidak Akan Cabut Sanksi Ekonomi Terhadap Iran

Amerika Serikat dibawah pemerintahan Joe biden menegaskan tidak akan mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran kecuali negara di Timur Tengah itu lebih dahulu mengurangi aktifitas pengayaan uranium.

Presiden Biden dalam wawancara di CBS news hari Minggu 7 Februari mengatakan Iran harus terlebih dahulu mengurangi pengayaan uraniumnya hingga ke level sesuai kesepakatan sebagaimana tercantum dalam perjanjian tahun 2015.

Perjanjian itu memungkinkan Iran memperkaya uranium pada tingkat konsentrasi 3,67%. Tetapi Iran dinilai telah meningkatkan pengayaan uranium hingga ke level 4,5 persen sejak pertengahan 2019. Kemudian pengayaan kembali meningkat ke level 20 persen bulan Januari lalu dimana tingkatan ini adalah level pengayaan Iran sebelum tercapai kesepakatan tahun 2015 silam.

Paraa ahli menilai Iran kini memiliki persediaan uranium untuk setidaknya membuat dua senjata nuklir, jika negara itu memilih melanjutkan pembuatannya.

Para pejabat Iran membantah tudingan-tudingan terkait pengayaan nuklirnya dengan menyatakan bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai. Pemerintah negara-negara Barat sendiri telah lama bersikap skeptis atas pengakuan Iran itu. (VOA)