
maiwanews – Pejabat berwenang Palestina membatalkan kesepakatan dengan Israel terkait penyerahan 1 juta dosis vaksin virus corona.
Dalam sebuah pernyataan pejabat Palestina mengemukakan vaksin itu mulai dikirim ke Tepi Barat hari Jumat 18 Juni. Tanggal kedaluwarsa vaksin itu dikatakan terlalu dekat.
Pejabat Palestina menuai kritikan keras di media sosai (medsos) setelah persetujuan pengiriman vaksin dari Israel itu diumumkan Jumat 18 Juni. Warga Palestina menuding vaksin itu tidak memenuhi standar dan diperkirakan tidak akan efektif.
Dalam pengumuman terkait persetujuan penyerahan vaksin, Israel tidak merinci tanggal kedaluwarsa vaksin virus corona untuk Palestina tersebut. (z/VOA)
BERITA LAINNYA
Pemkot Makassar Siap Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di TPA Antang
Halusinasi Efek Narkoba, Karyawan di Bali Aniaya Bos Hingga Tewas
4 Tahun Kudeta Militer di Myanmar, Beberapa Negara Sampaikan Pernyataan Bersama
Plh Sekda Makassar Buka Musrenbang Kecamatan Wajo Tahun Anggaran 2025
Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan di Cileungsi Alami Gangguan Jiwa
Pemkot Makassar Siap Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di TPA Antang
Halusinasi Efek Narkoba, Karyawan di Bali Aniaya Bos Hingga Tewas
4 Tahun Kudeta Militer di Myanmar, Beberapa Negara Sampaikan Pernyataan Bersama
Plh Sekda Makassar Buka Musrenbang Kecamatan Wajo Tahun Anggaran 2025
Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan di Cileungsi Alami Gangguan Jiwa









