
maiwanews – Kelompok berkuasa di Afganistan, Taliban, Rabu (10/11/2021) mengklaim telah berhasil menangkap 600-an anggota afiliasi ISIS. Seorang juru bicara dari Direktorat Intelijen Kahlil Hamraz mengatakan bahwa pejabat tinggi kelompok itu itu ditangkap.
ISIS adalah singkatan dari Islamic State of Iraq and Syria atau Negara Islam Irak dan Suriah. 14 Mei 2014 Amerika Serikat menyebutnya dengan nama Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Negara Islam Irak dan Levant/Syam. Kemudian berganti lagi menjadi Daesh pada akhir 2014.
Dalam konferensi pers di Kabul, Kahlil Hamraz menyampaikan hampir 600 orang terkait ISIS ditahan dengan pengamanan ketat. Penangkapan berlangsung dalam sebuah operasi keamanan. Operasi itu selain menangkap anggota ISIS, juga menewaskan hampir 40 orang gerilyawan.
Kepada wartawan Hamraz menuding pemerintahan Afghanistan sebelumnya membebaskan anggota ISIS. Sekitar 1800 militan ISIS-Khorasan dan penjahat lainnya dibebaskan dari fasilitas penahanan sebelum Taliban merebut kekuasaan di negara itu bulan Agustus.
Setelah dibebaskan, para tahanan itu dituding ada dibalik beberapa aksi kekerasan di Afganistan. ISIS-Khorasan mengaku bertanggung jawab atas puluhan aksi kekerasan. (VOA)









