
maiwanews – Menlu (Menteri Luar Negeri) Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa seluruh sanksi Amerika Serikat terhadap Iran harus dicabut jika bertentangan dengan JCPOA (Joint Comprehensive Plan of Action) dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231. Hal itu disampaikan dalam percakapan melalui telepon dengan Menlu Iran Hossein Amirabdollahian Senin 13 Desember.
Dalam percakapan telepon keduanya membahas pembicaraan Wina dalam rangka menghidupkan kembali JCPOA dan penghentian sanksi terhadap Iran. Menlu Lavrov menggambarkan kunjungan wakil menteri luar negeri Iran baru-baru ini ke Moskow sebagai hal positif. Ia mengatakan bahwa delegasi kedua negara secara serius bekerja sama dalam langkah-langkah ke depan dan pengaturan untuk implementasinya di Wina.
Rusia dikatakan selalu berusaha membawa Amerika Serikat sejalan dengan semua aturan JCPOA dan resolusi Dewan Keamanan PBB 2231. Diplomat top Rusia itu juga menggambarkan konstruktifitas dan kreativitas diplomatik para pihak, bersama dengan kesabaran untuk koordinasi lebih lanjut, sebagai kunci keberhasilan dalam tahap negosiasi Wina saat ini.
Sementara itu, Menlu Amirabdollahian menyerukan Barat untuk seserius mungkin dalam pembicaraan Wina dan mendesak para pihak untuk datang dengan inisiatif dalam negosiasi. (Tasnim/hiu)









