maiwanews – Afrika Selatan meningkatkan impor minyak mentah dari Iran menjadi USD 364 juta pada Februari, naik dari nol pada bulan sebelumnya. Kebijakan itu secara tegas mengabaikan embargo minyak oleh Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Republik Islam.
Revenue Service Afrika Selatan mengungkapkan pada hari Senin bahwa negara itu mengimpor 417.000 ton minyak mentah Iran pada Februari. Pada bulan Januari, berdasarkan data perdagangan dan kepabeanan, impor minyak mentah Afrika Selatan dari Iran berada pada titik nol, dibandingkan dengan rata-rata bulanan sebesar USD 280 juta tahun lalu.
AS dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi finansial dan minyak terhadap Iran sejak awal 2012 dalam upaya menghentikan semakin mandirinya Republik Islam itu dalam program energi nuklir. Sementara itu, Presiden AS Barack Obama pekan lalu memberikan lampu hijau untuk pemberian sanksi lebih lanjut terhadap bank asing dan lembaga keuangan lainnya dimana pembayaran pembelian minyak Iran dilakukan.
Selain Afrika Selatan, beberapa negara lain juga tidak mengindahkan sanksi minyak oleh AS terhadap Iran. Seorang pejabat energi senior China telah menolak embargo minyak AS terhadap Iran, mengatakan China akan terus mengimpor minyak mentah dari Iran berdasarkan permintaan.
Iran telah menolak tuduhan Barat dan Israel bahwa program energi nuklirnya melibatkan non-sipil hiburan, dengan alasan bahwa sebagai penandatangan berkomitmen untuk Non-Proliferasi nuklir Treaty dan anggota Badan Energi Atom Internasional, ia memiliki hak untuk menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai. (aso/PressTV)
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Hardiknas di Makassar, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Mobil Rental Lintas Daerah
Sekda Sulsel Dorong Peningkatan Pelayanan Publik Polda Lewat FGD
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand









