maiwanews – Amerika mengatakan, pihaknya kini melakukan penjualan persenjataan terbesar yang sepanjang sejarah, dengan kesediaannya menjual kepada Arab Saudi sejumlah pesawat jet tempur, helikopter penyerang, dan persenjataan lainnya senilai lebih dari 60 milyar dolar.
Pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Andrew Shapiro hari Rabu, 20 Oktober 2010 mengatakan, kesepakatan tersebut akan dilaksanakan dalam 15 sampai 20 tahun ke depan.
Dalam kesepakatan tersebut, Amerika menjual kepada sekutunya di Timur Tengahnya itu, 84 pesawat jet tempur F-15 dan 70 pesawat jet bekas yang telah dipermodern.
Kesepakatan itu juga mencakup penjualan 178 helikopter, termasuk Apache, Blackhawks dan Little Bird, juga rudal-rudal, bom, radar yang canggih dan peralatan militer lainnya.
Shapiro mengatakan, penjualan tersebut mendukung “tujuan Amerika bagi keamanan yang lebih luas” di kawasan Teluk Persia. Ia juga mengatakan, kesepakatan ini akan membantu pihak Arab Saudi dengan “kebutuhan legitimasi keamanan mereka”.
Para analis mengatakan, penjualan peralatan militer besar-besaran ini dapat menjadi penangkal terhadap kekuatan militer Iran yang makin kuat.Iran telah mampu memproduksi peralatan tempur canggih sendiri seperti pesawat tempur, rudal jarak jauh, tank dan banyak lagi.
Selain itu, negara-negara Barat juga menuduh Iran kini hendak mengembangkan senjata nuklir, tetapi Iran mengatakan program nuklirnya adalah untuk tujuan damai. (voa/ylh)
Lantamal VI, Palu Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal Senilai Rp1,5 Miliar
Pemerintah Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik
Pemerintah Minta Apple Investasi di Indonesia $1 Miliar
AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Rumania Senilai Rp111 Triliun
Didorong Jadi Verietas Unggul, Wali Kota Danny, Apresiasi Budidaya Alpukat Milik Fadly Padi









