Bursa Efek Indonesia hari ini 1 Maret 2011 menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO). PT Bursa Efek Indonesia dalam keterangan tertulisnya mengatakan penghentian sementara dilakukan karena terjadi kenaikan harga secara signifikan.
Harga komulatif saham WICO naik secara signifikan sebesar Rp68 atau 136 persen dari harga penutupan Rp50 pada tanggal 31 Januari menjadi Rp118 pada 28 Februari 2011. Untuk itu BEI menghentikan perdagangan saham WICO dalam rangka cooling down.
Penghentian sementara perdagangan saham WICO dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu bagi para pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang dalam keputusan investasi pada saham WICO.
Sebelumnya, malam tadi Direktur Pengawasan Transaksi dan Anggota Bursa, BEI Uerip Budhi Prasetyo kepada pers telah menyatakan rencana suspensi saham WICO hari ini. Menurut Budhi, pergerakan harga saham PT WICO dinilai tidak wajar.
Sepanjang tahun 2010 harga saham perusahaan barang grosir tersebut bergerak dikisaran Rp50 perlembar. Harga sahamnya mulai naik drastis sejak 31 Januari 2011.
Bertemu Prabowo, Bill Gates Puji Komitmen Indonesia dalam Kesehatan dan Pertanian
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral









