maiwanews – Massa pendukung dan penentang pembangunan mesjid di dekat “Ground Zero” sempat bentrok saat kedua kelompok turun ke jalan melakukan demonstrasi di tempat yang sama.
Seperti dilansir nypost.com, sekitar 150 massa pendukung pembangunan masjid berkumpul di sudut Barat dan Murray Street Broadway di Lower Manhattan. Mereka berteriak, “Fasis keluar!”, ‘Stop the fear and hate’, sambil melambaikan simbol, “Stop rasa takut dan benci.
Sementraa itu, sekitar 500 penentang proyek ini berdiri hanya satu blok di sudut Barat Broadway dan Park Place sambil bernyanyi, “USA!”, “No clubhouse for terrorists.” Mereka melambaikan tangan tanda menuntut, “Tidak ada klub untuk teroris.”
Joe Porcelli, 57, seorang pengacara dari kasar Hill, Brooklyn, yang berunjuk rasa mendukung mejid, berkata, “Muslim adalah target oleh rasis, dan mereka memiliki hak untuk membangun pusat Islam mereka di sini.
Di dekat lokasi runtuhnya World Trade Center (WTC) yang disebut ground zero itu, rencananya akan dibangun mesjid dan gedung Pusat Komunitas Islam, semacam Islamic Center jika di Indonesia.
Rencana pembangunan mesjid itu, tengah menjadi bahan perdebatan berbagai kalangan di AS. Meski mendapat kecaman, Presiden AS Barack Obama secara tegas menyatakan mendukung pembangunan tersebut
Demo berlangsung Minggu, 22 Agustus 2010 pukul 11.30 AM waktu setempat. Kedua kelompok demonstran hanya dibatasi oleh barikade polisi.
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Porsche Indonesia Persembahkan Porsche Classic Art Week 2025
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
Prabowo dan Hun Sen Bahas Perdamaian Kawasan di Istana Merdeka
Wali Kota Munafri Bertemu Investor dari Qatar Bahas Pembangunan Stadion









