
maiwanews – Dewan Menteri Dalam Negeri Arab (Arab Interior Ministers Council/AIMC) mengecam serangan Yaman menargetkan Bandara Internasional Abu Dhabi, UEA (Uni Emirat Arab). Sekjen (Sekretaris Jenderal) AIMC menyebutnya sebagai serangan teroris oleh milisi Houthi.
Dalam pernyataan dari markas besar AIMC di Kota Tunis, Tunisia, hari Selasa (18/01/2022) Sekjen AIMC mengatakan serangan itu menyebabkan kematian, cedera, dan kerusakan materil.
Serangan itu dikatakan merupakan penargetan secara sengaja terhadap fasilitas sipil, pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, dan kejahatan perang. Serangan milisi Houthi disebut sebagai bukti baru, menegaskan keseriusan milisi dan kegigihan serta agresifitasnya melakukan pendekatan bersifat mengancam keamanan, perdamaian, dan stabilitas di kawasan.
AIMC menegaskan solidaritas penuh dengan UEA dan dukungan mutlak dalam langkah-langkah mempertahankan keamanannya, melindungi tanah dan fasilitasnya, serta menjaga keselamatan warganya dan ekspatriat.
Kecaman juga datang dari Amerika Serikat, Washington hari Selasa mengutuk keras serangan pada hari Senin di Abu Dhabi. Serangan itu dikatakan menewaskan tiga warga sipil tak berdosa.
Dalam sebuah pernyataan Gedung Putih, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Jake Sullivan mengatakan bahwa Houthi telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini, dan pemerintah Amerika Serikat akan bekerja dengan UEA dan mitra internasional untuk meminta pertanggungjawaban mereka.
Pernyataan itu menegaskan komitmen Amerika Serikat terhadap keamanan UEA dan untuk berdiri dengannya dalam menghadapi semua ancaman terhadapnya.
Sikap serupa dilakukan Kuwait sehari sebelumnya, pada hari Senin Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) Kuwait dalam sebuah pernyataan pers mengatakan milisi Houthi terus menargetkan warga dan wilayah sipil. Kuwait juga menyatakan solidaritas terhadap UEA dan dukungannya untuk semua langkah demi menjaga keamanan dan stabilitas. (SPA/z)
Para Menteri Luar Negeri NATO Akhiri Dua Hari Pertemuan di Brussels
Presiden Luncurkan Danantara di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta
Presiden dan Menteri ATR Bahas Isu Pertanahan
Pertemuan Bilateral Amerika-Australia Bahas Kerja Sama Pertahanan
4 Tahun Kudeta Militer di Myanmar, Beberapa Negara Sampaikan Pernyataan Bersama









