DPR Akan Selidiki Pembelian Pesawat Merpati MA 60

merpati-MA-60maiwanews – Menyusul kontroversi proses pembelian pesawat jenis MA 60 milik Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang kini mulai mencuat, DPR berencana menyelidiki siapa yang terlibat dalam proses pembelian pesawat buatan China itu.

Rencana penyelidikan oleh DPR tersebut didasarkan pada indikasi keanehan proses pembelian pesawat itu. Apalagi saat masih menjadi Wapres, Jusuf Kalla ternyata tidak merekomendasikan pembelian pesawat itu karena dinilai belum punya track record.

“Apakah Pansus yang diperlukan akan dibentuk ataukah melalui Komisi yang bersangkutan itu nanti akan kita putuskan segera,” kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 9 Mei 2011.

Menurut Priyo, pimpinan DPR akan menyerahkan kepada Menteri Perhubungan agar meminta tim pembelian pesawat memberikan penjelasan. Menurutnya, terjadi hal luar biasa karena usia pesawat itu masih setahun tapi sudah terjadi kecelakaan.

Terkait rekomendari untuk tidak melanjutkan pembelian pesawat MA 60 itu, Priyo menjelaskan, DPR akan menentukan sikap setelah KNKT menemukan penyebab jatuhnya pesawat Merpati di Teluk Kaimana, Papua dan menewaskan 27 penumpang itu.

Saat ini, Merpati telah membeli sebanya 13 pesawat MA 60. Rencananya, maskapai penerbangan milik pemerintah akan membei lagi dua pesawat dengan jenis yang sama.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Freddy Numberi mengatakan, jatuhnya pesawat sesaat sebelum mendarat itu, bukan disebabkan karena buatan China. Kecelakaan terjadi menurut Freddy, disebabkan karena cuaca buruk.