
maiwanews – Fahira Idris menilai penting untuk mewujudkan Kampung Layak Anak. Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini diharap jadi momentum merealisasikan hal tersebut.
Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) ini menekankan, perlu untuk menaikkan komitmen perlindungan anak ke level Kampung Layak Anak. Semula, komitmen hanya pada tingkat kabupaten/kota.
Di tengah maraknya kekerasan terhadapanak, HAN (Hari Anak Nasional) 2022 layak dijadikan momentum meningkatkan komitmen perlindungan anak guna mempercepat terwujudnya lingkungan tanpa kekerasan anak.
Fahira menjelaskan, Kampung Layak Anak merupakan program berbasis inisiatif dan peran serta masyarakat. Dengan demikian, program ini efektif menjadi solusi pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap anak.
Inisiatif gerakan perlindungan anak berbasis masyarakat dikatakan menjadi salah satu solusi efektif. Kekerasan anak telah menjadi fenomena gunung es. Kekerasan terhadap anak bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Dalam banyak kasus, pelaku kekerasan anak justru orang dekat atau dikenal korban.
“Tentunya kita ingin tiap peringatan Hari Anak Nasional ada gagasan, terobosan, atau gerakan baru dalam hal pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap anak”, ungkap Fahira Sabtu (24/07/2022) melalui pernyataan tertulisnya. (z/Fahira)
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Wujudkan Swasembada Pangan
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Vladimir Putin Terima Kunjungan Wang Yi
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral









