Fase Evakuasi Militer AS di Afganistan Berakhir

20210830-evakuasi-afganistan
Marinir memproses pengungsi untuk evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afganistan. Sabtu 28 Agustus 2021.

maiwanews – Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (AS) Jenderal Korps Marinir Frank McKenzie menyatakan proses evakuasi oleh militer telah selesai. Pesawat-pesawat militer terakhir telah meninggalkan Kabul. Hal itu disampaikan kepada wartawan Pentagon Senin 30 Agustus melalui telekonferensi dari markas besarnya di Tampa.

Pesawat angkut C-17 terakhir lepas landas dari Bandara Internasional Hamid Karzai pada 30 Agustus sore pukul 15:29 waktu Pantai Timur, dan pesawat berawak terakhir membersihkan wilayah udara di atas Afganistan. C-17 terakhir mengangkut antara lain Mayor Jenderal Angkatan Darat (Mayjen AD) Chris Donahue, komandan pasukan di Kabul, dan Duta Besar AS untuk Afganistan Ross Wilson.

Keberangkatan C-17 terakhir adalah akhir dari bagian militer dari evakuasi dan juga akhir dari misi hampir 20 tahun. Misi 20 tahun dimulai di Afganistan tak lama setelah peristiwa 11 September 2001. Misi itu dikatakan mengakhiri Osama bin Laden, bersama dengan banyak rekan konspirator al-Qaida, dan itu bukan misi murah.

Lebih dari 800.000 anggota layanan Amerika dan 25.000 warga sipil bertugas di Afganistan selama hampir 20 tahun. Sebanyak 2.461 anggota layanan AS dan warga sipil tewas dan lebih dari 20.000 terluka. Korban itu termasuk 13 anggota militer AS, mereka terbunuh pekan lalu oleh pelaku bom bunuh diri (Negara Islam Khorasan).

Meskipun proses evakuasi militer telah selesai, McKenzie menjelaskan bahwa misi diplomatik untuk proses evakuasi bagi warga Amerika Serikat dan warga Afghanistan terus berlanjut.

McKenzie mengatakan evakuasi kali ini merupakan operasi evakuasi non-kombatan terbesar oleh militer AS. Presiden Joe Biden memerintahkan dimulainya operasi NEO (Noncombatant Evacuation Operations) pada 14 Agustus. Sejak itu, pesawat militer AS telah mengevakuasi lebih dari 79.000 warga sipil dari Bandara Internasional Hamid Karzai.

Evakuasi mencakup 6.000 orang Amerika dan lebih dari 73.500 warga negara ketiga dan warga sipil Afghanistan. Secara total, pesawat AS dan koalisi bergabung untuk mengevakuasi lebih dari 123.000 warga sipil, semuanya dimungkinkan dengan pengamanan dan pengoperasian lapangan terbang oleh anggota dinas militer AS. (z/Dephan AS)