
Dalam sebuah kesempatan di Balai Kota Kamis 20 Agustus, Gubernur Ahok mengatakan akan memberi rusunawa bagi warga, tapi jika memilih pulang ke kampung halaman, warga akan diberi bantuan dana.
“Waktu di Waduk Ria Rio, Pak Jokowi itu kasih ekstra uang pindah. Nah, kalau mereka (warga Kampung Pulo) minta mau pulang kampung, nggak usah rusun saya kasih lima juta satu orang,” kata Basuki, di Balai Kota, Kamis 20 Agustus sebagaimana dikutip laman resmi Pemprov DKI beritajakarta.com.
Menurut Gubernur Ahok, dana sebesar 5 juta rupiah lebih kecil dibanding rusunawa. Harga rusunawa per unit mencapai 200 sampai 500 juta. Karenaa rusun lebih mahal. Saya kasih lima juta deh. Nggak usah kasih KTP lagi, ngurangin orang di DKI bagus. Pulang kampung sana,” ujar Gubernur Ahok. Lebih lanjut dikatakan, sumber uang tersebut dari kantong pribadi, tidak menggunakan APBD. (m013)
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Presiden Luncurkan Danantara di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta
Prabowo Tegaskan, PPN 12% Hanya Barang dan Jasa Mewah









