maiwanews – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengatakan bahwa pencitraan yang dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Satgas Antimafia Hukum tidak diimbangi dengan ketegasan Presiden dalam penegakan hukum.
Emerson berpendapat bahwa saat ini Presiden SBY sedang melakukan pencitraan dengan konsen dalam upaya memberantas korupsi melalui pembetukan Satgas Antimafia Hukum.
Emerson tidak mempersoalkan politik pencitraan itu jika saja SBY mau tegas terhadap Kepolisian dan Kejaksaan. “Namun disisi lain Presiden tidak tegas terhadap institusi penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejagung,” kata peneliti ICW Emerson Yunto.
Hal tersebut diungkapkan Emerson dalam acara polemik Trijaya FM bertajuk “Satgas Memelas, Mafia Meluas” bertempat di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Agustus 2010.
Akibatnya, lanjut Emerson polemik di tubuh Kepolisian dan Kejaksaan Agung tak terhindarkan. Emerson mencontohkan di Kepolisian, saat ini bahkan sedang didera kasus tidak sedap yakni rekening gendut milik Jenderal Polri.
“Satgas tidak perlu ada kalau Presiden tegas memecat Jaksa Agung dan mengganti Kapolri. Satgas seperti pemadam kebakaran saja yang tidak ada hasilnya,” kata Emerson menegaskan.
Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 4,5 Kilogram Narkotika Hasil Sitaan
Bareskrim Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah Berdasarkan Uji Forensik
Prabowo Tegaskan, PPN 12% Hanya Barang dan Jasa Mewah
Ucapkan Selamat Natal, Kapolri Serukan Persatuan dan Kesatuan
Menhan AS-Korsel Bahas Pertahanan Gabungan Kedua Negara









