Indonesia Baru Kirim Nota Protes ke Malaysia

marty nataegawamaiwanews – Pemerintah Indonesia melalui kementerian Luar Negeri secara resmi melayangkan Nota Protes kepada pemerintah Malaysia setelah mendapatkan kepastian koordinat insiden di Tanjung Berikat.

Marty mengatakan, Kemenlu sudah dapat menetapkan bahwa insiden dimaksud terjadi di wilayah Indonesia. menurutnya, Kemenlu selalu terapkan azas kehati-hatian, koordinat di mana.

“Ini yang menjadi data yang dilampirkan sebagai nota diplomatik dalam nota protes kita,” kata Marty dalam jumpa pers di Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta, Rabu 18 Agustus 2010.

Menurut Marty, pelanggaran yang dilakukan pihak Malaysia tidak  hanya menyangkut tujuh nelayan Indonesia, tetapi juga terhadap penghadangan kapal DKP Kepulauan Riau oleh polisi air Malaysia.

“Karena itu tanpa menunda satu menit pun, kita segera melontarkan nota diplomatik atas pelanggaran kedaulatan ke pemerintah Malaysia, resmi dikirimkan hari ini,” kata Marty.

Marty mengatakan, pihaknya menyatakan prihatin karena ini bertentangan dengan hukum internasional yang berlaku. Langkah Malaysia tidak dibenarkan, jadi Kemenlu sampaikan keprihatinan itu bahwa kita tidak bisa menerima.

Sayangnya, nota protes baru dilayangkan setelah tujuh nelayan Malaysia telah dibebaskan. Apalagi, dilakukan setelah Malaysia terebih dahulu mengirim nota protes atas perusakan pagar kedubesnya di Jakarta oleh pendemo.